Pernyataan Keamanan Data Play Console: Panduan Mengisi per Jenis Data
Di halaman aplikasi Anda di Google Play ada bagian bernama Keamanan Data. Di situlah pengguna melihat data apa yang dikumpulkan aplikasi, data apa yang dibagikan ke pihak ketiga, apakah data dienkripsi saat transit, dan apakah pengguna bisa meminta datanya dihapus. Bagian ini bukan pajangan. Developer wajib mengisinya dengan jujur dan lengkap, termasuk data yang dikumpulkan lewat SDK pihak ketiga di dalam aplikasi.
Masalah paling umum bukan niat menipu, melainkan isi formulir yang tidak cocok dengan kenyataan aplikasi: data dicentang padahal tidak pernah diambil, atau sebaliknya, data yang nyata diambil justru tidak dinyatakan. Keduanya bisa berujung peringatan pernyataan tidak valid. Artikel ini menjelaskan cara mengisinya per jenis data, supaya formulir Anda cocok dengan aplikasi Anda.
Langkah Nol: Inventaris Dulu, Formulir Belakangan
Jangan membuka formulir Play Console sebelum Anda punya daftarnya. Tulis tiga kolom ini untuk aplikasi Anda: data apa yang benar-benar diambil dari perangkat pengguna, ke mana data itu dikirim, dan SDK apa saja yang ada di dalam aplikasi. SDK analitik, crash reporting, iklan, dan pembayaran masing-masing membawa data sendiri, dan semuanya tetap tanggung jawab Anda sebagai developer.
Aturan dasarnya sederhana: nyatakan hanya data yang benar-benar dikumpulkan atau dibagikan. Punya izin di manifest saja tidak cukup untuk mencentang sebuah jenis data. Kalau aplikasi meminta izin tetapi tidak pernah mengambil datanya, jenis data itu tidak perlu dinyatakan.
Dikumpulkan dan Dibagikan: Dua Hal yang Berbeda
Data disebut dikumpulkan bila developer mengambilnya dari perangkat pengguna lewat aplikasi. Data disebut dibagikan bila data itu diteruskan ke pihak ketiga. Mengumpulkan belum tentu membagikan, dan membagikan selalu berawal dari pengumpulan, kecuali data itu memang berasal dari pihak lain.
Ada pengecualian penting yang sering salah dipahami. Data tidak dihitung dibagikan bila diteruskan ke penyedia layanan yang memprosesnya atas nama Anda dan sesuai instruksi Anda, misalnya penyedia hosting atau backend yang hanya menyimpan data sesuai perintah Anda. Data juga tidak dihitung dibagikan bila transfernya diprakarsai pengguna sendiri dan sudah ia pahami, misalnya saat ia sengaja mengirim file ke orang lain lewat fitur aplikasi. Sebaliknya, bila SDK memakai data untuk kepentingannya sendiri, misalnya untuk profil iklan di luar kendali Anda, itu tetap dihitung dibagikan. Jadi jangan menjawab dengan tebakan: periksa dulu bagaimana tiap SDK memakai data itu.
Panduan per Jenis Data
Informasi pribadi: nama, alamat email, nomor telepon, dan alamat. Ini jenis data yang paling sering membuat formulir dinyatakan tidak valid, karena mudah terlewat. Kalau aplikasi punya login, nama dan email hampir pasti dikumpulkan untuk pengelolaan akun, dan sifatnya wajib bila tanpa akun aplikasi tidak bisa dipakai. Nomor telepon dan alamat hanya dicentang bila memang dipakai, misalnya nomor telepon untuk menghubungi pelanggan dan alamat untuk pengiriman. Jangan mencentang nomor telepon hanya karena ada kolom opsional yang jarang diisi.
Lokasi: perkiraan dan akurat. Lokasi perkiraan hanya menunjukkan area kasar, sedangkan lokasi akurat menunjukkan titik yang presisi. Centang sesuai yang benar-benar dipakai aplikasi. Aplikasi ojek atau antar makanan yang menampilkan posisi kurir secara langsung memakai lokasi akurat. Aplikasi yang hanya perlu tahu kota pengguna cukup memakai lokasi perkiraan. Mencentang keduanya hanya untuk berjaga-jaga justru membuat pernyataan Anda tidak akurat.
Kontak, pesan, foto dan video. Tiga jenis ini paling rawan dicentang berlebihan. Kontak hanya dicentang bila aplikasi benar-benar mengakses daftar kontak di perangkat, bukan sekadar karena pengguna mengetik nomor secara manual. Pesan SMS atau MMS hanya dicentang bila aplikasi benar-benar membaca pesan, misalnya membaca OTP secara otomatis; fitur chat di dalam aplikasi masuk ke jenis pesan dalam aplikasi, bukan SMS. Foto hanya dicentang bila aplikasi mengambil foto dari perangkat, misalnya foto profil atau bukti terima pesanan, dan jelaskan apakah sifatnya wajib atau opsional.
Aktivitas aplikasi, info aplikasi dan performa, serta ID perangkat. Jenis-jenis ini hampir selalu muncul begitu aplikasi memakai analitik atau pelaporan crash. Interaksi aplikasi seperti halaman yang dibuka dan tombol yang ditekan dipakai untuk analisis. Log kerusakan dan diagnostik dipakai untuk analisis dan perbaikan. ID perangkat dipakai untuk analisis serta pencegahan penipuan dan keamanan. Kalau Anda memakai Firebase Analytics atau Crashlytics, ketiganya biasanya perlu dinyatakan sebagai dikumpulkan, dan tujuan pembagiannya mengikuti cara SDK itu memakai data, bukan sekadar nama SDK-nya.
Info keuangan. Jenis ini hanya untuk aplikasi yang memproses pembayaran atau data keuangan pengguna. Aplikasi yang pembayarannya sepenuhnya ditangani gerbang pembayaran pihak ketiga tetap perlu memeriksa apa yang benar-benar menyentuh servernya sendiri, karena data yang hanya lewat dan tidak disimpan perlakuannya bisa berbeda. Bila ragu, periksa dokumentasi gerbang pembayaran Anda sebelum mencentang.
Tujuan dan Sifat: Wajib atau Opsional
Setiap jenis data yang Anda centang harus dilengkapi tujuannya, misalnya fungsi aplikasi, pengelolaan akun, analisis, personalisasi, atau pencegahan penipuan dan keamanan. Pilih tujuan yang benar-benar sesuai, bukan yang terdengar paling aman. Setelah itu tentukan sifatnya: wajib berarti aplikasi tidak bisa dipakai tanpa data itu, sedangkan opsional berarti aplikasi tetap jalan tanpanya, misalnya foto profil yang boleh dikosongkan.
Kesalahan umum di sini adalah menandai semua data sebagai wajib supaya terlihat penting. Pengguna justru membaca sebaliknya: aplikasi yang menuntut semua data terasa mencurigakan. Data yang memang opsional, tuliskan opsional.
Dua Pertanyaan Keamanan yang Tidak Boleh Dijawab Asal
Apakah semua data dienkripsi saat transit? Jawab Ya hanya bila seluruh komunikasi aplikasi ke server memakai HTTPS, tanpa satu pun endpoint HTTP yang tertinggal. Satu endpoint lama yang masih HTTP sudah cukup membuat jawaban Ya menjadi tidak benar. Perbaiki dulu endpointnya, baru jawab Ya.
Apakah Anda menyediakan cara bagi pengguna meminta datanya dihapus? Jawab Ya hanya bila mekanismenya benar-benar ada dan bisa dipakai, misalnya tombol hapus akun di aplikasi, atau alamat email layanan pelanggan yang tercantum di kebijakan privasi dan benar-benar melayani permintaan hapus data. Janji hapus data tanpa jalur yang nyata sama saja dengan pernyataan palsu.
Enam Kesalahan yang Paling Sering Memicu Peringatan
Pertama, mencentang jenis data hanya karena izinnya ada di manifest, padahal datanya tidak pernah diambil. Kedua, mencentang SMS, kontak, atau lokasi yang tidak pernah dipakai aplikasi. Ketiga, menandai semua aliran ke SDK sebagai dibagikan, atau sebaliknya, menganggap semua aliran ke SDK bukan dibagikan, tanpa memeriksa cara SDK itu memakai data. Keempat, menjawab enkripsi Ya padahal masih ada endpoint HTTP. Kelima, menjawab tersedia penghapusan data padahal belum ada mekanismenya. Keenam, mengisi formulir sekali lalu melupakannya: setiap kali fitur baru ditambahkan, formulir ini harus diperbarui, karena pernyataan ini menggambarkan seluruh versi aplikasi Anda di Play, bukan hanya versi terbaru.
Daftar Periksa Sebelum Menekan Simpan
Sebelum mengirim, cocokkan formulir dengan tiga sumber ini: manifest dan kode aplikasi untuk izin yang benar-benar dipakai, dokumentasi tiap SDK untuk data yang dibawanya, dan kebijakan privasi Anda sendiri untuk jalur hapus data. Kalau ada satu baris yang tidak bisa Anda jelaskan asalnya dari fitur mana, baris itu yang paling perlu diperiksa ulang. Formulir yang jujur memang lebih panjang prosesnya di awal, tetapi jauh lebih pendek urusannya di kemudian hari.
Penutup
Keamanan Data bukan ujian hafalan, melainkan cermin dari aplikasi Anda sendiri. Mulailah dari inventaris data yang nyata, bedakan dengan teliti antara dikumpulkan dan dibagikan, dan jawab dua pertanyaan keamanan hanya bila mekanismenya benar-benar ada. Dengan begitu, pernyataan Anda bukan sekadar lolos formulir, melainkan bisa dipertanggungjawabkan bila suatu hari Google atau pengguna menanyakannya.
Kalau Anda memakai jasa upload aplikasi seperti yang kami kerjakan di Naz Media, pastikan pernyataan Keamanan Data aplikasi Anda diisi dari inventaris yang nyata, bukan dari tebakan. Rincian layanan kami ada di halaman harga, dan Anda bisa berdiskusi dulu lewat halaman kontak.